TEACHABLE HEART
Hai anakku, janganlah engkau menolak didikan TUHAN, dan janganlah engkau bosan akan peringatan-Nya.
(Amsal 3:11)
Ayat Bacaan :
Amsal 3:1-16
Bangsa Indonesia patut berbangga hati karena semakin banyak putra-putri bangsa yang menorehkan prestasi di ajang-ajang kelas dunia, khususnya dalam bidang ilmu pengetahuan. Dalam bidang yang lainpun, bangsa ini memiliki banyak orang pandai. Namun di sisi yang lain, ironisnya banyak sarjana di bangsa ini yang menganggur dan kalaupun bekerja di sebuah perusahaan, kinerja mereka tidak sebaik gelar mereka. Mengapa? Saya amati bahwa penyebabnya bukan karena mereka kurang pandai ataupun mereka malas, namun karena mereka tidak mau diajar!
Merasa diri sudah pandai dan tidak mau diajar ataupun belajar dari orang lain, sama saja dengan orang yang diberi satu talenta lalu menguburnya di dalam tanah. Napoleon Hill pernah berkata, “Perjuangan itu kesempatan.” Orang yang terus mau belajar dan diajar adalah orang yang terus berjuang. Terus berjuang maka terus ada kesempatan, berhenti berjuang maka kesempatanpun berhenti.
Saya pernah melihat sebuah kalimat kata-kata hikmat di sebuah kolom berita; “Kebanyakan semangat orang luntur, karena tidak digunakan dan bukannya aus akibat terlalu banyak digunakan.” Sahabat BOM, kalau kita belum sesukses yang kita harapkan atau impikan, jangan-jangan bukan karena Tuhan tidak berkati kita, tetapi mungkin karena kita merasa sudah pandai. Kita merasa tidak perlu lagi belajar ataupun diajar oleh orang lain.
Pro & Biz, berkat bagi orang-orang yang “teachable” kitab Amsal berkata, “Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.” Marilah kita mulai membuka diri untuk mau belajar dan diajar oleh orang lain, sekalipun oleh bawahan kita.
TEACHABLE IS A KEY TO UNLOCK GOD’S BLESSING