MENJADI PEMERHATI
Alangkah baiknya bantuanmu kepada yang tidak kuat, dan pertolonganmu kepada lengan yang tidak berdaya!
(Ayub 26:2)
Ayat Bacaan :
Ayub 26:2-14
Siang itu seorang wanita mengikuti upacara pemakaman seorang gadis yang mati bunuh diri. Setelah upacara pemakaman selesai, ia mendengar seorang berkata, “Gadis itu tidak mungkin akan melakukan perbuatan senekat itu, seandainya ada orang yang bersedia mendengarkan masalah-masalah yang dihadapinya.” Dalam perjalanan pulang, ia berpikir dan memutuskan untuk membuka pelayanan konseling bagi orang-orang yang sedang berputus asa, yang ingin berbagi beban dengannya.
Untuk menindaklanjuti keputusannya itu, ia memasang iklan kecil di Koran. Dalam tempo satu minggu, ia berhasil menolong 27 penelpon yang menceritakan beban dan permasalahan hidup mereka. Mulai saat itu, ia bekerja selama 12 jam sehari untuk mendengar, memotivasi dan menasihati orang-orang yang membutuhkan pertolongannya. Pelayanan tersebut berkembang dengan pesat karena begitu banyak orang yang butuh untuk dilayani. Melihat kebutuhan orang akan jasa para konselor, ia memutuskan untuk merekrut teman-temannya yang bersedia dilatih untuk menjadi konselor.
Pro & Biz, saat ini banyak orang tidak lagi peduli dan bersikap masa bodoh terhadap sesamanya. Orang mengatakan EGP alias emang gue pikirin! Di tengah dunia yang serba individualistis ini, mari kita belajar menjadi pribadi yang berbeda. Tunjukkanlah perhatian dan pertolongan kita yang tulus kepada mereka. Ada saatnya Anda akan terkejut saat mengetahui bahwa ternyata waktu, semangat dan perhatian yang Anda berikan telah menyelamatkan ribuan bahkan jutaan orang yang ingin bunuh diri. Jadilah penolong dan pemerhati, mulai hari ini.
NILAI HIDUP DIUKUR BUKAN DARI APA YANG KITA TERIMA
TETAPI DARI APA YANG KITA BERI